Label

Case..Of (1) Delphi (3) ELSE (1) Event (1) form (1) form..to (1) Linux (1) Object (1) Percabangan IF (1) program (2) Repeat..until (1) THEN (1) while..do (1) windows (1)

Jumat, 11 Desember 2009

2. LOGIKA PERCABANGAN

Pada beberapa kasus pemrograman terkadang kita menginginkan komputer melakukan suatu aksi tertentu bila suatu kondisi terpenuhi. Keberadaan perintah bersyarat pada suatu program memberikan pencabangan proses seperti ditunjukkan oleh Error! Not a valid link.. Bahasa Pascal menyediakan dua cara penyajian perintah bersyarat, yaitu If…Then…Else dan Case…of.

1. Percabangan If . . .
Perintah percabangan If…Then…Else adalah suatu perintah yang berfungsi untuk mengambil keputusan dari beberapa kondisi. Bentuk percabangan ini biasanya digunakan untuk kondisi yang jumlahnya tidak terlalu banyak.
1.1. IF … THEN : Pemilihan 1 kasus
Perintah bersyarat If – then digunakan hanya untuk melakukan 1 aksi bila kondisi dipenuhi.
Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini adalah:
If then
Begin
... {aksi-1}
end;
1.2. IF … THEN … ELSE : Pemilihan 2 kasus
Perintah bersyarat If…then…else umumnya digunakan untuk melakukan pencabangan sederhana (antara 2 atau 3 cabang). Atau untuk pencabangan yang banyak, dimana kondisi yang menjadi prasyaratnya melibatkan lebih dari satu parameter. Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini adalah:
If then
Begin
... {aksi-1}
end
else
Begin
... {aksi-2}
end;

1.3. IF … THEN … ELSE : Pemilihan N kasus
If then
Begin
... {aksi-1}
end
else If then
Begin
... {aksi-2}
end
else
Begin
... {aksi-3}
End;
Contoh Program Menggunakan Percabangan If :



Buat program dengan tampilan seperti diatas, untuk memberi keterangan terhadap nilai angka yang dimasukkan.
Nama-nama komponen serta nilai propertinya :



Masukkan perintah-perintah sesuai dengan nama komponen dan event yang dapat berlaku terhadap komponen tersebut.



Pada komponen SpeedButton1 yang menangani kejadian onClick terlihat menggunakan operasi percabangan untuk menentukan keterangan apa yang akan ditampilkan di edKet berdasarkan angka yang diperoleh dari edNilai.
Berikut program secara keseluruhannya :
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls, ExtCtrls, Buttons;
type
TForm1 = class(TForm)
Label1: TLabel;
Label2: TLabel;
Label3: TLabel;
edNama: TEdit;
edNilai: TEdit;
edKet: TEdit;
SpeedButton1: TSpeedButton;
SpeedButton2: TSpeedButton;
SpeedButton3: TSpeedButton;
procedure SpeedButton3Click(Sender: TObject);
procedure SpeedButton2Click(Sender: TObject);
procedure SpeedButton1Click(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.dfm}
procedure TForm1.SpeedButton3Click(Sender: TObject);
begin
Close;
end;
procedure TForm1.SpeedButton2Click(Sender: TObject);
begin
edNama.Clear;
edNilai.Clear;
edKet.Clear;
end;
procedure TForm1.SpeedButton1Click(Sender: TObject);
var n : double;
begin
n := StrToFloat(edNilai.Text);
if n >= 90 then
edKet.Text := 'Sangat Baik'
else if (n >= 70) and (n <= 89) then edKet.Text := 'Baik' else if (n >= 50) and (n <= 69) then edKet.Text := 'Cukup' else if (n >= 30) and (n <= 49) then edKet.Text := 'Kurang' else if (n <>

2 komentar: